Setia pada Konstitusi UUD 45 dan Reformasi 98, Jokowi Tolak Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Pres-Wapres 3 Periode


Presiden Jokowi saat meresmikan Bendungan Bendo-Youtube Sekretariat Presiden-

INFO MOJOKERTO - Presiden RI Joko Widodo atau yang kerap kali di panggil Jokowi menyampaikan penolakan atas wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi 3 periode.

Melalui juru bicaranya, Fadjroel Rachman, ia menyampaikan Jokowi mengambil sikap politik dengan tegas menolak wacana tersebut.

“Saya tidak ada niat dan tidak juga ada minat untuk menjadi presiden tiga periode. Konstitusi mengamankan dua periode. Itu yang harus kita jaga bersama.” Ujar Fadjroel mengutip pernyataan Jokowi pada 15 Maret 2021, melalui keterangan pers, Sabtu (11/9).

Wacana perpanjangan masa jabatan menjadi 3 periode dicemaskan dapat terwujud melalui amandemen UUD 1945.

Mengenai amandemen UUD 1945, Fadjroel mengatakan bahwa Jokowi memahami Batasan hak dan kewajibannya sebagai Presiden sehingga ia tidak akan ikut campur dengan agenda amandemen.

(BACA JUGA:Anies Baswedan Ceritakan Pengalaman Serunya, Terperosok Got Hingga Nyeker)

Amandemen merupakan ranah milik Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

`
Tags :
Kategori :

Berita Terkait