Selasa 21-09-2021,03:36 WIB

Diduga Hacker asal China Retas 10 Situs Penting Milik Indonesia Termasuk BIN, Kadiv Humas Polri: Dikoordinasikan ke Kementerian Tersebut


Reporter : Shaliha Sausan Haya
Editor : Zaini R





Ilustrasi Hacker-Soumil Kum-pexels

INFO MOJOKERTO - Diduga hacker asal China meretas sepuluh situs milik lembaga dan kementerian di Indonesia. Salah satu lembaga yang diretas adalah Badan Intelijen Negara (BIN).


isi test script dev

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan akan mendiskusikan permasalahan peretasan yang dilakukan oleh hacker asal China dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

“Dikoordinasikan ke kementerian tersebut,” ungkap Irjen Pol Argo Yuwono kepada wartawan, Senin (13/9).


isi test script dev

Irjen Pol Argo Yuwono menjelaskan bahwa Polri dengan instansi terkait masih dalam tahap berkoordinasi mengenai kebenaran peretasan yang dialami sepuluh situs lembaga dan kementerian di Indonesia.

"Dikoordinasikan (dulu)," tegasnya.

(BACA JUGA:Duh! Kasus Positif Covid-19 Bertambah Saat PPKM Jawa-Bali Akan Berakhir)

Dilansir dari PMJ NEWS, Insikt Group telah mengetahui peretasan yang ada di jaringan pemerintah Indonesia sejak bulan April lalu.

Serangan siber tersebut dilakukan oleh kelompok hacker asal China, Mustang Panda. Kelompok tersebut dikenal sebagai spionase siber yang menjadikan Asia Tenggara sebagai target kelompok Mustang Panda.


Tags : #serangan siber dilakukan hacker china #sepuluh situs indonesia diretas hacker #mustang panda retas bin #mustang panda hacker asal china #keamanan digital indonesia masih lemah #hacker retas situs kementerian indonesia #dave laksono mendesak untuk memperbaiki keamanan digital #badan intelijin negara diretas hacker china #badan intelijen negara #anggota komisi i dpr ri dave laksono
Kategori : Nasional