SMP Islam Brawijaya Kota Mojokerto Adakan Workshop untuk Guru


antangan pada Era Literasi Digital, Para Guru Harus Tingkatkan Inovasi dan Berkreasi-gemamedia.mojokertokota.go.id-gemamedia.mojokertokota.go.id

INFO MOJOKERTO - SMP Islam Brawijaya Kota Mojokerto mengadakan workshop penguatan implementasi kurikulum 2013 dengan mengangkat tema Literasi dalam pembelajaran dan pengembangan media audiovisual white board animation bagi guru SMP Islam Brawijaya.

Workshop penguatan implementasi kurikulum 2013 diadakan selama dua hari yang dimulai pada hari sabtu (25/9) hingga minggu (26/9) di Vanda hotel Trawas. 

Kepala SMP Islam Brawijaya Kota Mojokerto Atik Salamah mengungkapkan bahwa selama pandemi siswa melakukan sekolah daring dan merasa jenuh dengan adanya persoalan tersebut maka guru diharuskan berinovasi dan berkreasi agar siswa dapat meningkatkan kemampuannya dalam literasi.

Atik juga menjelaskan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) akan diterapkan Pemerintah. ANBK sebagai pengganti ujian nasional. ANBK memiliki fungsi untuk meningkatkan mutu siswa melalui survei karakter, survei lingkungan belajar, dan Asesmen Kompetensi Minimun (AKM).

”ANBK sebagai pengganti Ujian Nasional (UN) yang telah dihapus oleh pemerintah,” ujar Atik dikutip dari laman gemamedia.mojokertokota.go.id pada Senin (27/9).

(BACA JUGA:Libas Habis ! Ini Dia Kelebihan iPhone XR Saat Bermain Game PUBG dan Mobile Legend)

Pemateri pada workshop penguatan implementasi kurikulum 2013 adalah pengawas Sekolah Menengah Pertama pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Nurul Laila dan Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum Khoirul Huda.

`
Tags :
Kategori :

Berita Terkait