Pemerintah Tindak Lanjuti Pinjaman Online Ilegal yang Meresahkan Masyarakat


hukuman bagi pelaku pinjol ilegal-Pixabay-Pixabay

INFO MOJOKERTO - Pemerintah menindaklanjuti praktik pinjaman online ilegal yang tengah meresahkan masyarakat.

Masyarakat merasa resah mengenai pinjaman online yang bunga kreditnya tinggi serta meneror dan mengancam yang membuat masyarakat ketakutan.

Melihat kejadian tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengingatkan agar masyarakat tidak tergiur dengan tawaran pinjaman ojol.

"Ini edukasi kepada masyarakat, jangan tergiur dengan tawaran fintech ini. Karena awalnya mereka menawarkan penawaran yang bagus, tapi kemudian menjerat nasabahnya," ucap Kombes Yusri yang dikutip Info Mojokerto di laman Indonesia.go.id pada Minggu (24/10).

Polda Metro Jaya menyergap PT Indo Tekno Nusantara (ITN) yang diduga melakukan praktik pinjalam online ilegal dengan menggunakan 10 aplikasi ilegal.

(BACA JUGA:Hoaks atau Fakta: Rayakan Ulang Tahun ke-120, BRI Bagi-bagi Hadiah Rp2 Juta, Benarkah? Ini Faktanya)

Dari penggerebekan tersebut, manajemen serta karyawan sejumlah 32 orang berhasil diamankan polisi. Sebelumnya juga telah dilakukan penyergapan ruko di Cengkareng yang diduga sebagai kantor sindikat pinjaman online.

`
Tags :
Kategori :

Berita Terkait