Kejanggalan Surat Penolakan Autopsi dari Ibunda NW, dr. Gia Pratama: Ini Terlalu Runut dan Berbahasa Hukum


Komentar dr. Gia Pratama terkait kejanggalan surat penolakan autopsi milik ibunda NW, Fauzan Safaroh-kolase tim info mojokerto-twitter @GiaPratamaMD dan @Stakof

Mojokerto" >Info Mojokerto - Beredar di media sosial Surat Penolakan Autopsi jenazah korban bunuh diri, NW yang berasal dari ibu kandung NW, Fauzan Safaroh.

Seperti adanya kejanggalan dari Kasus Bunuh Diri NW, surat penolakan autopsi dari Ibunda Nw pun dirasa janggal pula.

Tak sedikit dari warganet yang mengungkapkan keterkejutannya dan merasakan ada keanehan dari surat penolakan autopsi dari Safaroh yang tersebar luas di jejaring sosial.

Seperti, dr. Gia Pratama yang juga mengungkapkan rasa curiganya terhadap surah penolakan autopsi jenazah yang dibuat oleh Safaroh.

Melalui akun pribadinya di media sosial Twitter @GiaPratamaMD, Gia berpendapat jika pernyataan yang terlihat dari surat penolakan autopsi milik Safaroh terlalu runut dan berbahasa hukum.

(BACA JUGA:Berkaca Dari Kaus Bunuh Diri NW, Lakukan Hal Ini Ketika Orang Terdekat Anda Berpikir Mengakhiri Hidupnya)

“Ini terlalu runut dan terlalu berbahasa hukum, dan sampai mengerti menolak autopsi luar dan autopsi dalam,” cuitan Gia di media sosial Twitter, Minggu (5/12).

Dengan demikian membuat Gia meragukan surat penolakan autopsi tersebut merupakan pernyataan langsung dari Safaroh.

`
Kategori : Mojokerto Update