Mengapa Ada Perselingkuhan? Ini 5 Alasan Pasangan Selingkuh Menurut Sosiolog Unair


Ilustrasi perselingkuhan-DCStudio-Freepik

INFO MOJOKERTO - Perselingkuhan kerap menjadi alasan dalam pertikaian pasangan. Oleh karena itu, isu perselingkuhan sering menjadi kisah dalam drama atau sinetron yang ditayangkan di film. Salah satunya yaitu film Layangan Putus.

Kisah yang menceritakan perselingkuhan tersebut berhasil membuat emosi para penonton bergejolak dan menjadi perhatian masyarakat.

Dilansir dari Unair News, pakar Sosiologi keluarga Universitas Airlangga (Unair), Sutinah menyebutkan selingkuh merupakan kegiatan emosional dan seksual yang melibatkan seseorang berpasangan dalam hubungan komitmen, dengan perbuatan tidak jujur dan menyeleweng dari norma.

“Selingkuh kalau dalam ilmu sosiolog termasuk perilaku menyimpang dari norma-norma yang berlaku termasuk norma agama, sosial, dan lain-lain,’’ ujar pakar Sosiolog yang akrab disapa Tina tersebut.

Guru Besar Fisip Unair itu melanjutkan, terdapat beberapa faktor yang memicu manusia untuk selingkuh. Baik faktor internal maupun faktor eksternal. 

(BACA JUGA:Pejuang SNMPTN Wajib Tahu! Inilah 20 Prodi Saintek yang Diperebutkan Paling Ketat Tahun Lalu)

Faktor internal bersumber pada diri pelaku seperti psikis dan biologis. Sementara faktor eksternal bersumber dari luar diri pelaku seperti lingkungan atau keadaan sosial. Beberapa diantaranya yakni:

1. Kebutuhan seks

Tina menyebut perilaku manusia yang mendorong untuk selingkuh tidak sedikit karena ingin merasakan variasi seksual dan romantisme yang berbeda dengan pasangannya. Namun, dia juga menegaskan bahwa seks bukan faktor utama, tetapi kerap terjadi. Pelaku biasanya berdalih karena kurangnya kepuasan gairah seks dari pasangan.

`
Kategori : Lifestyle