BPOM Resmikan Vaksin Booster Covid-19, Ini 5 Vaksin yang Disetujui


Ilustrasi vaksin covid-19--Alena Shekhovtcova - pexels

INFO MOJOKERTO -  Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI telah menyetujui lima vaksin yang dapat digunakan sebagai vaksin booster.

Dilansir dari laman resmi BPOM, kelima vaksin tersebut adalah CoronaVac atau Vaksin COVID-19 Bio Farma, Comirnaty oleh Pfizer, AstraZeneca (Vaxzevria dan Kconecavac), Moderna, dan Zifivax.

“Persetujuan vaksin booster tersebut didasarkan pada data imunogenisitas dari hasil pengamatan uji klinik terkini yang menunjukan adanya penurunan kadar antibodi yang signifikan terjadi setelah 6 bulan pemberian vaksin primer,” ungkap Kepala Badan POM, Penny K. Lukito dalam Konferensi Pers Vaksin Covid-19 Booster pada Senin  (10/1).

Ia menambahkan bahwa program vaksinasi di Indonesia sudah dilakukan sejak Januari 2021 sehingga diperlukan pemberian vaksinasi booster untuk mempertahankan efikasi vaksin terhadap Covid-19.

Kemudian, sesuai dengan rekomendasi WHO, pemberian vaksin booster diprioritaskan untuk populasi yang berisiko tinggi, yaitu lansia, tenaga kesehatan, dan kelompok individu yang memiliki masalah sistem imun/kekebalan (immunocompromized). 

(BACA JUGA:Kasus Omicron Tambah Lagi 57, Total Konfirmasi Pasien Sebanyak 318 Orang)

Berkaitan dengan hal tersebut, Badan POM sejak bulan November 2021 juga telah melakukan pengkajian keamanan, khasiat dan mutu terhadap beberapa vaksin Covid-19 yang berpotensi menjadi vaksin booster.

Pengkajian tersebut dilakukan pada vaksin yang telah memperoleh Emergency Use Authorization (EUA) sebagai vaksin primer. Selanjutnya, vaksin tersebut dievaluasi sebagai dosis booster/lanjutan berdasarkan data-data hasil uji klinik terbaru yang mendukung.

Persetujuan Badan POM terhadap perubahan EUA untuk penambahan posologi dosis booster didukung oleh para tim ahli Komite Nasional Penilai Vaksin Covid-19 dan ITAGI serta asosiasi klinisi terkait.

`
Kategori : Nasional
Sumber : pom.go.id