Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Naik ke Penyidik, Ferdinand Penuhi Panggilan Bareskrim Polri


Foto Ferdinand Hutahaean--Instagram @ferdinand_hutahaean

INFO MOJOKERTO - Ferdinand Hutahaean memenuhi panggilan tim penyidik Bareskrim Polri dalam pemeriksaan kasus dugaan ujaran kebencian yang mengandung SARA di media sosial Twitter.

Melansir dari PMJ News, Ferdinand Hutahaean didampingi oleh tiga pengacara ketika memenuhi panggilan Bareskrim Polri dengan menggunakan kemeja putih dan tiba sekitar pukul 10.17 WIB pada Senin (10/1).

Ferdinand Hutahaean mengatakan tim Siber akan mengusut kasusnya mengenai dugaan ujaran kebencian hingga permasalahan ini selesai dan tidak ada kesalahpahaman lagi.

"Saya Ferdinand Hutahaean datang memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, tim Siber untuk segera menuntaskan masalah ini agar bisa terang benderang jadi jernih dan tidak ada kesalahpahaman," ungkap Ferdinand Hutahaean yang dikutip Info Mojokerto di laman PMJ News pada Selasa (11/1).

Ferdinand juga membawa riwayat kesehatan yang akan dijadikan barang bukti sebagai dasar dirinya menuliskan tweet dengan dugaan ujaran kebencian yang mengandung SARA.

(BACA JUGA:Bareskrim Polri Periksa Kasus Ferdinand Hutahaean Terkait Dugaan Ujaran Kebencian Usai Naik ke Penyidik)

"Saya membawa salah satunya riwayat kesehatan, yang memang inilah penyebabnya bahwa yang saya sampaikan dari kemarin bahwa saya menderita sebuah penyakit sehingga timbulah percakapan antara pikiran dengan hati," ujar Ferdinand.

`
Kategori : Nasional