Inilah Penjelasan BMKG Soal Penyebab Terjadinya Gempa di Banten Berkekuatan 6.6 Magnitudo


Konferensi pers BMKG-InfoBMKG-youtube

INFO MOJOKERTO - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan penyebab terjadinya Gempa di wilayah Banten dengan berkekuatan 6,6 Magnitudo pada Jum’at (14/1) kemarin.

Gempa bumi tersebut terjadi di 48 km Barat Daya Sumur dengan berada pada lintang bujur di 6.96 LS , 105.26  BT. BMKG juga mengatakan telah terjadi Gempa susulan berkekuatan 4,7 magnitudo pada pukul 09.29 WIB.

Sebelumnya BMKG mengungkapkan adanya dampak gempa bumi dirasakan di daerah wilayah Jabodetabek dan getaran ini dirasakan oleh semua penduduk di wilayah yang terdampak.

Gempa yang terjadi di Banten pada Jumat (14/1) kemarin berkekuatan 6.6 Magnitudo terjadi akibat adanya aktivitas lempeng di Selatan Jawa.

Ini merupakan gempa bumi yang dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjang ke bawah lempeng Benua Eurasia.

(BACA JUGA:BMKG Sebut Telah Terjadi 27 Kali Gempa Susulan Pasca Gempa Banten ) 

"Hal ini terjadi akibat adanya proses subduksi lempeng samudera Indo-Australia yang menggunjang bawah lempeng benua eurasia atau bagian bawah pulau Jawa, Atau tepatnya ke bawah Pulau Jawa yang terus-menerus hingga Nusa Tenggara,” Ujar Dwikorita dilansir Info Mojokerto pada konferensi pers InfoBMKG pada Sabtu (15/1).

`
Kategori : Nasional