Jumlah Kerusakan Rumah Bertambah, Beberapa Daerah Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi


Salah satu rumah warga yang terdampak gempabumi--bnpb.go.id

INFO MOJOKERTO - Dampak dari gempa bumi yang berpusat di Banten terus bertambah dari berbagai daerah. Beberapa Kabupaten tetapkan status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 3.078 rumah rusak dengan rincian 395 unit rusak berat, 692 unit rusak sedang, dan 1.991 unit rusak ringan.

Adapun gempa bumi yang berpusat di 7.21 LS dan 105.05 BT itu juga menyebabkan 51 unit gedung sekolah, 17 unit faskes, 8 unit kantor pemerintahan, 3 unit tempat usaha, dan 21 tempat ibadah mengalami kerusakan.

Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat dampak kerusakan terbanyak terdapat di Kabupaten Pandeglang. Laporan per Selasa (18/1) pukul 22.00 WIB, sebanyak 379 unit rumah rusak berat, 581 unit rumah rusak sedang, dan 1.764 unit rumah rusak ringan.

Di samping itu, terdapat 43 gedung sekolah yang rusak, termasuk 16 unit puskesmas, 4 kantor desa, 14 tempat ibadan, dan 3 tempat usaha. Selain itu, sedikitnya 2 orang dilaporkan mengalami luka berat dan 8 lainnya luka ringan.

(BACA JUGA:Breaking News: Banten Kembali Diguncang Gempa Bumi Berkekuatan 5,4 Magnitudo, Terasa hingga Wilayah Bogor)

Dalam rangka percepatan penanganan gempa bumi yang melanda wilayah Kabupaten Pandeglang, Bupati Pandeglang, Irna Narulita telah menetapkan status tanggap darurat bencana gempabumi dengan nomor 360/Kep.39-Huk/2022 selama 14 hari, terhitung sejak 14-27 Januari 2022.

`
Kategori : Nasional
Sumber : bnpb.go.id