Siap-siap, Harga Tahu dan Tempe Berpotensi Naik, Begini Penjelasannya


Tempe merupakan makanan yang memiliki khasiat yang luar biasa jika dikonsumsi tanpa digoreng-Dian A. Yudianto-Pixabay

INFO MOJOKERTO - Warganet dibuat heboh dengan mengetahui harga Tahu Dan Tempe yang berpotensi akan mengalami kenaikan harga.

Dengan tingginya Harga Tahu Dan Tempe tersebut hal ini dikeluhkan oleh masyarakat dikarenkan tahu dan tempe merupakan makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

Harga Tahu Dan Tempe Mengalami Kenaikan dikarenakan naiknya harga kedelai impor dalam negeri. Namun Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan bahwa stok kedelai untuk pengusaha tahu dan tempe tetap tercukupi.

Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) harga kedelai pada minggu pertama di bulan Februari 2022 mencapai USD15,77 per bushel atau berkisar 11.240 per kg.

"Jika kita bicara di tingkat importir di dalam negeri dan hal ini diperkirakan akan terus mengalami kenaikan, dan menurut informasi yang diterima, kenaikan ini bisa sampai hingga bulan Mei yang diperkirakan harganya mencapai di USD 15,79 per bushel, selanjutnya baru akan turun pada bulan Juli," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan dalam konferensi pers pada Jumat (11/2).

(BACA JUGA:Kasus Covid-19 Semakin Melonjak! Inilah Pedoman Masa Isolasi Mandiri Bagi Pasien Omicron)

Walaupun di bulan Juli mengalami penurunan harga, Nurwan memperkirakanakan ada penurunan harga walaupun hanya sedikit, yakni USD15,74 per bushel ditingkat importirnya.

`
Kategori : Nasional
Sumber : kemendagri.go.id