Berapa Lama Gejala Covid-19 Varian Omicron Muncul dalam Tubuh Setelah Penularan? Simak Penjelasannya di Sini


Virus Omicron-Alexandra_Koch-Pixabay

INFO MOJOKERTO - Kasus Omicron di Indonesia semakin melonjak sehingga membuat masyarakat menjadi waspada terhadap adanya penularan Covid-19.

Dengan begitu banyak orang yang ingin tahu mengenai seberapa lama penyebaran infeksi omicron dan mengetahui seberapa kemungkinan risiko tertular covid-19.

Bagi pasien yang telah terinfeksi virus corona biasanya gejala akan muncul dalam waktu lima hingga enam hari setelah terinfeksi untuk jenis virus corona awal. 

Namun, untuk varian delta gejala akan muncul dalam waktu empat hari, sementara untuk varian Omicron sendiri biasanya gejala akan muncul dalam dua hingga tiga hari setelah terinfeksi.

Untuk Pasien yang tertular Covid-19 Varian Omicron baik mengalami gejala ringan maupun pasien yang tanpa gejala, mereka bisa melakukan isoman di rumah namun tetap dengan aturan yang berlaku.

(BACA JUGA:Vaksin Dosis Ketiga Belum Kelar, Pemerintah Wacanakan Lakukan Vaksin Booster Keempat)

Aturan tersebut harus diperhatikan bagi pasien covid-19 varian omicron agar masa isolasi mandiri (isoman) dapat berjalan dengan efektif.

Menurut Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) menyebutkan bahwa periode isolasi mandiri bagi pasien omicron adalah selama 10 hari, namun jika hasil tes Anda negatif pada tes LFD selama 2 hari berturut-turut mereka akan mengurangi masa isolasi menjadi 7 hari,dilansir dari gov.uk.

Sedangkan, di Indonesia masa isoman Omicron tercantum dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus COVID-19 Varian Omicron yang ditetapkan pada 17 Januari 2022. Berikut ketentuannya:

Pasien Omicron yang tidak memiliki gejala harus melakukan masa isoman selama 10 hari.

Dengan begitu suntikan booster sangat penting bagi tubuh untuk perlindungan terhadap covid-19 varian Omicron dan mengurangi risiko adanya rawat inap. 

`
Kategori : Kesehatan