Kasus Covid-19 Semakin Melonjak, Simak Persyaratan Bagi Pasien Terkonfirmasi Omicron yang Bisa Isoman di Rumah


ilustrasi isoman-Freepik-freepik

INFO MOJOKERTO - Kasus Omicron fi Indonesia diketahui semakin melonjak, untuk itu bagi Anda pasien yang terkonfirmasi omicron dengan gejala ringan, berikut persyaratan isolasi mandiri di rumah.

Namun, perlu diperhatikan bahwa tidak semua pasien terkonfirmasi Covid-19 varian omicron yang bisa melakukan Isoman karena ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan.

Berdasarkan Ketentuan yang tercantum dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 mengenai pencegahan dan pengendalian kasus Covid-19 Varian Omicron yang ditetapkan pada Senin (17/1).

Dalam ketentuan tersebut menyatakan bahwa seluruh kasus probable dan terkonfirmasi covid-19 varian omicron, baik yang bergejala maupun yang tidak bergejala, harus melakukan isolasi di rumah sakit (RS) yang menyelenggarakan pelayanan Covid-19.

Diketahui bagi pasien yang telah terinfeksi virus corona gejala biasanya akan muncul pada hari ke lima atau enam hari setelah adanya terinfeksi untuk jenis virus corona awal. 

(BACA JUGA:Hasil Drawing Kualifikasi Piala Asia 2023: Timnas Indonesia Akan Gabung dengan Grup Neraka?)

Sedangkan, untuk varian Delta gejala akan muncul dalam empat hari, sementara untuk varian Omicron gejala akan muncul dalam dua hingga tiga hari setelah terinfeksi.

Pasien covid-19 varian omicron gejala ringan maupun pasien yang tanpa gejala, mereka bisa melakukan isoman di rumah namun tetap dengan aturan yang berlaku.

Aturan tersebut harus diperhatikan bagi pasien covid-19 varian omicron agar masa isolasi mandiri (isoman) dapat berjalan dengan efektif.

Menurut Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) menyebutkan bahwa periode isolasi mandiri bagi pasien omicron adalah selama 10 hari. Namun, jika hasil tes Anda negatif pada tes LFD selama 2 hari berturut-turut mereka akan mengurangi masa isolasi menjadi 7 hari, dilansir dari gov.uk.

Sedangkan di Indonesia masa isoman Omicron tercantum dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus COVID-19 Varian Omicron yang ditetapkan pada 17 Januari 2022. Berikut ketentuannya:

`
Kategori : Kesehatan