Sikap Indonesia Tidak Mengeluarkan Rusia dari Anggota G20 Jadi Sorotan Media Asing, Begini Penjelasannya


Presiden Jokowi bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin saat Kunjungan Kerjasama tahun 2016-Kementerian Sekretariat Negara RI-YouTube

INFO MOJOKERTO - Sikap Indonesia yang tidak mengeluarkan Rusia dari Keanggotaan G20 menjadi sorotan media asing, Reuters.

Padahal, Amerika Serikat dan sekutu Barat telah mempertimbangkan untuk mengeluarkan Rusia dari keanggotaan G20 akibat dari aksi invasinya di Ukraina.

Mengutip Reuters, terdapat sumber yang menyebutkan, Rusia dinilai tidak pantas ikut ambil bagian dalam Ktt G20 yang bakal diadakan di Bali pada akhir tahun 2022.

"Ada diskusi tentang apakah pantas bagi Rusia untuk menjadi bagian dari G20. Jika Rusia tetap menjadi anggota, itu akan menjadi organisasi yang kurang berguna," ujar sumber Reuters.

Sumber Reuters lainnya menyebutkan, Indonesia yang menjadi Ketua G20 tidak mungkin mengeluarkan Rusia dari G20.

(BACA JUGA:Perdana Menteri Malaysia Ingin Bahasa Melayu Jadi Bahasa Kedua di ASEAN)

"Tidak mungkin (Indonesia) menghapus Rusia dari G20 kecuali Moskow membuat keputusan seperti itu sendiri. Tidak ada prosedur untuk mencabut Rusia dari keanggotaan G20," kata seorang pejabat negara anggota G20 di Asia, yang dikutip Info Mojokerto dari Reuters, Kamis (24/3).

Pejabat itu mengatakan, negara Barat mengungkapkan kejengkelannya kepada sejumlah negara Asia yang tidak mengutuk aksi Invasi Rusia dan tidak mendukung tindakan Barat terhadap Presiden Vladimir Putin.

`
Kategori : Internasional
Sumber : reuters