Geger! Indonesia Diancam Begini Jika Tak Setujui Bahasa Melayu Jadi Bahasa Resmi ASEAN


Ilustrasi negara-negara ASEAN-Pixabay/nguyenthuantian-

INFO MOJOKERTO - Warganet ramai perbincangkan Ancaman Untuk Indonesia jika ta menyetujui Bahasa Melayu jadi Bahasa resmi Asean

Pada sosial media twitter sedang ramai perbincangan mengenai ancaman yang dituliskan salah satu akun agar Indonesia mau mengakui Bahasa Melayu menjadi Bahasa ASEAN. 

Dilansir dari akun twitter @erdina_nadya pada Jumat (8/4), Ia menuliskan ancaman kepada Indonesia untuk tidak melihat upin-ipin jika Indonesia tak mau akui Bahasa Melayu jadi bahasa ASEAN.

"Kalau Indonesia takmo guna bahasa Melayu sebagai bahasa resmi ASEAN ni senang je, Jangan tengok upin ipin lagi dah ok? (Kalau Indonesia tidak mau menggunakan bahasa Melayu sebagai bahasa resmi ASEAN, jangan lihat Upin Ipin lagi ok?)," tulisnya dilansir Info Mojokerto pada akun twitter @erdina_nadya, Jumat (8/4).


Ancaman untuk Indonesia yang tak mau akui Bahasa Melayu jadi bahasa resmi ASEAN-twitter-twitter @erdina_nadya

Postingan tersebut pun kini menjadi treanding dan menuai banyak tanggapan dari pada warganet.

(BACA JUGA:Susi Pudjiastuti Minta Puan Maharani Perjuangkan Nelayan Kecil: Mbak Puan Mohon ...)

Warganet menilai bahwa Indonesia tidak membutuhkan Upin Ipin melainkan Upin Ipin yang membutuhkan Indonesia karena pasar terbesarnya adalah Indonesia.

"Indonesia tak butuh upin Ipin tapi Upin Ipin yang butuh Indonesia karena Indonesia adalah market terbesar bagi Upin Ipin. Kembalikan Susanti," tulis akun @shep***.

Tak hanya itu ada warganet yang menyoroti bahwa pemuda Malaysia masih menggunakan Indonesia dengan beberapa bukti yang di tampilkannya.

"Kalian minta Bahasa Melayu Jadi Bahasa Resmi Asean sementara henerasi kalian saja sekarang pakai Bahasa Indonesia?? Urus saja dulu generasi muda kalian jangan pakai Bahasa Indonesia dan juga kembalikan susanti ke Indonesia dengan selamat ya," ujar @P3nj***.

 

(IM)

`
Kategori : Nasional