Megawati Sindir Ibu-ibu Minyak Goreng hingga Demontrasi Mahasiswa: Ini Harus Diriset Lagi, Saya Bingung Liatnya


Megawati Soekarno Putri [email protected] Soekarnoputri-Instagram

INFO MOJOKERTO - Megawati Soekarnoputri, Ketua Panitia Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menyoroti banyak fenomena di masyarakat, mulai dari antrean pembeli minyak goreng hingga demonstrasi mahasiswa.

Titik terang pertama yang disampaikannya adalah ketika membahas berita bahwa perekonomian Indonesia sedang mengalami resesi. Ia mempertanyakan, beberapa orang kesulitan membeli minyak goreng, tetapi membeli pakaian untuk Hari Raya.

"Saya lihat di pasar-pasar, akibat dilepas aturan PPKM, ibu-ibu berbondong-bondong beli baju baru dan sebagainya, tetapi di satu sisi yang buat saya bingung mereka antre minyak goreng," ujar Megawati dikutip Info Mojokerto dalam acara virtual Kick Off Pembentukan BRIDA yang digelas BRIN, pada Rabu (20/4).

Tak hanya itu, Megawati juga kemudian menyindir demonstrasi yang dipimpin mahasiswa, hal ini disampaikan ketika Ia berbicara tentang politik.

"Dari sisi politik coba, belum apa-apa saja sudah, aduh demo-demo. Saya tuh pikir anak sekarang nih ngerti opo enggak to yo?" ucap Mega.

(BACA JUGA:Usai Sindir Pedas Gegara Video Megawati Soal Minyak Goreng, Akun Twitter Ini Langsung Hilang Bak Ditelan Bumi)

Ketua Umum PDIP menyatakan ketidaksetujuannya dengan para  tersebut. Ia mengatakan, generasi muda saat ini terlalu doyan demonstrasi tanpa berpikir panjang.

"Saya bilang jangan takut, saya sudah menghadapi krisis global keuangan, dan kita Indonesia survive," lanjutnya. 

Megawati juga menyebut bahwa tuntutan mahasiswa yang menolak penundaan pemilu 2024  sebelumnya sudah ditegasi bahwa isu tersebut  ditolak oleh Jokowi. 

"2024 sudah jelas, presiden juga sudah menyampaikan dengan jelas, bahwa tidak ada penundaan," pungkasnya.

Selain itu Megawati juga mengejek para pejabat. Mega mempertanyakan visi Presiden Jokowi untuk Indonesia Emas 2045. Baginya, perkembangan saat ini belum sepenuhnya mewujudkan visi tersebut.

Mega juga menyindir Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tentang pemekaran daerah. Perluasan tersebut belum dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi daerah baru, katanya.

(BACA JUGA:Trending! Video Megawati Singgung Ibu-ibu Kebanyakan Goreng, PDIP Angkat Bicara)

"Pak Tito, mohon maaf, saya melihat adanya seperti stagnansi atau kebingungan bagaimana membangkitkan potensi daerah pada daerah mereka yang sudah berani sampai terjadinya pemekaran," ucap Mega.

(IM)

`
Kategori : Nasional