Disetujui FDA! Remdesivir Covid-19 Menjadi Obat Vaksin Pertama untuk Anak di Bawah 12 Tahun


Ilustrasi vaksin-Spencerbdavis1-Pixabay.com

INFO MOJOKERTO - Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah menyetujui obat antivirus COVID-19 ‘remdesivir’ menjadi obat pertama untuk digunakan pada anak di bawah 12 tahun.

Obat antivirus ini diperbolehkan untuk diberikan kepada pasien Covid-19 berusia diatas 28 hari yang beratnya lebih dari 6,6 pon atau setara dengan 2,9 kilogram.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk urgensi dalam melindungi anak-anak yang terlalu muda sejak munculnya varian omicron untuk segera dilakukan perluasan akses ke pengobatan Covid-19 di AS.

Walaupun gejala omicron umumnya tidak separah varian lain, virus tersebut telah menyebabkan peningkatan empat kali lipat angka rawat inap Covid-19 pada anak-anak.

Merek Veklury dari Gilead Sciences, vaksinasi  remdesivir ini merupakan obat Covid-19 pertama yang disetujui FDA untuk anak di bawah 12 tahun.

(BACA JUGA:Jadi Syarat Haji 2022, Ini Daftar Vaksin yang Sudah Diakui oleh Arab Saudi )

Melansir Forbes, Sebuah uji klinis pada pasien Covid-19 berusia 28 hari menunjukkan bahwa remdesivir ini bekerja sama pada anak kecil seperti halnya pada orang dewasa.

Meski telah terbukti menurunkan risiko kematian pada pasien Covid-19, remdesivir tidak bisa digunakan sebagai pengganti vaksin bagi pasien yang tidak bisa divaksinasi dengan aman.

FDA mengatakan bahwa remdesivir dapat menyebabkan efek samping pada pasien, seperti salah satunya yaitu mual, kondisi inilah yang disebabkan oleh peningkatan kadar enzim hati.

Remdesivir sebelumnya disetujui sebagai obat Covid-19 pada Oktober 2020. Namun, ini hanya tersedia untuk pasien berusia 12 tahun ke atas.

(IM)

`
Kategori : Nasional