Daftar Vaksin Covid-19 yang Halal untuk Umat Muslim, Ada Apa Saja?


Ilustrasi vaksin-Brano-Unsplash

INFO MOJOKERTO - Satuan Tugas (satgas) Penanganan Covid-19 menyatakan bahwa sepenuhnya akan mengganti vaksin Covid-19 untuk umat Muslim dengan vaksin halal.

Menurut Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), vaksin nonhalal masih direkomendasikan untuk digunakan dengan alasan darurat.

Sebelumnya, Sertifikasi halal vaksin virus corona (Covid-19) kembali menjadi perbincangan publik setelah Mahkamah Agung (MA) memenangkan gugatan atas uji materil oleh Yayasan Konsumen Muslim Indonesia (YKMI) terkait vaksin halal pada Kamis (14/4) lalu.

Dalam putusannya, Mahkamah Agung (MA) menyatakan bahwa Pasal 2 Perpres tersebut bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, yakni Pasal 4 UU Nomor 33 Tahun 2014 mengenai Jaminan Produk Halal.

Ia menambahkan, kehalalan suatu produk biasanya dilihat dari bahan dan turunan yang digunakan dalam proses pembuatannya, dan jika tidak sesuai dengan syariat maka dinyatakan tidak sah.

(BACA JUGA:Disetujui FDA! Remdesivir Covid-19 Menjadi Obat Vaksin Pertama untuk Anak di Bawah 12 Tahun)

Sejauh ini, MUI telah menguji sertifikat halal pada beberapa produk vaksin Covid-19. Hal ini termasuk vaksin Sinovac, Zivifax, Merah Putih, AstraZeneca dan Sinopharm.

1. Vaksin Sinovac

Pada 11 Januari 2021, Keputusan MUI Nomor 2 Tahun 2021 tentang Produk Vaksin Covid-19 Sinovac dan PT Biofarma menetapkan sifat kehalalan vaksin Sinovac. Sesuai SK tersebut, MUI telah memutuskan ada tiga vaksin yang legal dan halal, yakni vaksin CoronaVac, vaksin Covid-19 dan Vac2Bio.

2. Vaksin Zifivax

Majelis Ulama Indonesia (MUI)  juga menyebutkan bahwa vaksin Zifivax ini suci dan halal. Kehalalan vaksin Zivifax tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 53 Tahun 2021 tentang produk Vaksin Covid-19 dari Anhui hifei Longcon Biopharmaceutical Co Ltd.

3. Vaksin merah putih

Dalam Fatwa MUI Nomor 8 Tahun 2022 tentang Produk Vaksin Covid-19 Biotis Pharmaceuticals Indonesia disebutkan bahwa vaksin dari PT Biotis Pharmaceuticals dan Universitas Airlangga (Unair) dinyatakan halal dan suci.

4. Vaksin Sinopharm

vaksin Sinopharm yang diproduksi oleh Beijing Institute of Biological Product Co Ltd juga halal dan suci. 

Kehalalan vaksin Covid-19 Sinopharm tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 9 Tahun 2022 mengenai produk Vaksin Covid-19 dari Beijing Institute of Biological Products Co Ltd.

(BACA JUGA:Jadi Syarat Haji 2022, Ini Daftar Vaksin yang Sudah Diakui oleh Arab Saudi )

Sedangkan untuk vaksin lainnya seperti AstraZeneca, Moderna, dan Pfizer boleh digunakan dengan alasan kedaruratan dikala masa pandemi Covid-19.

(IM)

`
Kategori : Nasional