Jarang yang Tahu! Ternyata Inilah Manfaat Konsumsi Alpukat Setiap Hari yang Wajib Diketahui


Alpukat-Shutterbug75-pixabay.com

INFO MOJOKERTO - Buah Alpukat merupakan buah yang menjadi favorit berbagai kalangan karena dagingnya yang tebal dan empuk.

Buah hijau ini biasanya menjadi campuran dari berbagai olahan makanan dan minuman. Kandungan serat dan nutrisi yang terkandung di dalam buah alpukat sudah tak dapat diragukan lagi.

Salah satu manfaat mengonsumsi alpukat adalah untuk menurunkan kolesterol darah.

Berdasarkan Studi Journal of Nutrition di bulan Agustus 2020, mengonsumsi alpukat setiap hari dengan rutin dapat meningkatkan kesehatan usus. 

"Makan alpukat membantu anda merasa kenyang dan mengurangi konsentrasi kolesterol darah, tapi kami tidak tahu bagaimana hal itu memengaruhi mikroba usus dan metabolit yang dihasilkan mikroba," ujar Sharon Thompson, penulis utama studi dan peneliti di University of Illinois, dikutip dari Medical News Today.

(BACA JUGA:Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 2 SD dan MI Halaman 118,119, dan 120 Subtema 3 Pembelajaran 1 Kurikulum 2013)

Dalam penelitian tersebut, para peneliti melibatkan 163 partisipan untuk mengukur dampak mengonsumsi alpukat secara rutin.

Partisipan yang dilibatkan berusia antara 25 dan 45 tahun dengan kelebihan berat badan tetapi tidak mengalami penyakit apapun.

Para peneliti membagi peserta menjadi dua kelompok dimana kelompok pertama diberikan alpukat selama 12 minggu sedangkan kelompok kontrol tak diberikan alpukat.

Setiap peserta di kelompok pertama harus memakan alpukat sehari sekali makan di setiap harinya.

Dari hasil studi tersebut menunjukkan bahwa mengonsumsi alpukat setiap harinya telah menyebabkan mikroba sehat muncul lebih besar di perut dan usus.

(BACA JUGA:PT Angkasa Pura Hotel Buka Lowongan Kerja sebagai Sekretaris dan Resepsionis, Ini Kualifikasinya)

Mengonsumsi buah ini juga berdampak pada pengeluaran lemak lebih banyak pada tinja peserta kelompok pertama daripada kelompok kontrol.

"Ekskresi lemak yang lebih besar berarti para peserta penelitian menyerap lebih sedikit energi dari makanan yang mereka makan. Kami menemukan jumlah asam empedu dalam tinja lebih rendah, dan jumlah lemak dalam tinja lebih tinggi pada kelompok yang diberi alpukat,” ujar Hannah Holscher, asisten profesor nutrisi di Departemen Ilmu Pangan dan Nutrisi Manusia University of Illinois. (IM)

`
Kategori : Kesehatan