Menag Bantah Soal Isu Dana Haji Digunakan untuk Bangun IKN


Ilustrasi haji-Konevi-Pixabay.com

INFO MOJOKERTO - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membantah soal Isu Dana Haji yang digunakan untuk Pembangunan Ikn Nusantara. Menurutnya, kabar itu tidak benar.

Hal itu dinyatakan oleh Menag Yaqut usai rapat terbatas mengenai persiapan penyelenggaraan haji 2022 di Istana Kepresidenan Bogor yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa, (17/5).

"Saya menegaskan bahwa tidak benar kalau ada hoax yang mengatakan bahwa dana haji digunakan pemerintah untuk keperluan ini dan itu, termasuk keperluan untuk membangun IKN. Itu sama sekali tidak benar," kata Menag Yaqut yang dalam keterangannya yang dikutip dari PMJ News.

Yaqut menjelaskan, pemerintah justru memberikan subsidi melalui BPKH kepada jemaah haji. Dari subsidi ini, para jemaah haji bisa menjalankan ibadah ke tanah suci dengan biaya lebih ringan.

"Justru melalui BPKH pemerintah mensubsidi jemaah haji agar biaya besar yang harus dikeluarkan oleh jemaah agar bisa ke tanah suci bisa lebih ringan bagi jemaah itu saya kira," terang Yaqut.

(BACA JUGA:Sudah Lunas Biaya Haji, Sejumlah 80.313 Jemaah Indonesia Konfirmasi Keberangkatan)

Selain itu, Kemenag juga sebelumnya telah menjelaskan terkait kabar hoax yang sempat beredar bahwa Menag Yaqut meminta masyarakat mengikhlaskan dana haji untuk pembangunan Ikn Nusantara.

"Itu fitnah dan menyesatkan. Narasi Menag minta dana haji untuk IKN itu hoax," ujar Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi (HDI) Kemenag Akhmad Fauzin yang dikutip dari situs Kemenag.

Fauzin juga menegaskan bahwa Menag Yaqut tidak pernah mengeluarkan statement tersebut. Bahkan, dia juga menjelaskan bahwa Kemenag sudah tidak menjadi pihak yang mengelola dana haji sejak 2018.

(IM)

`
Kategori : Nasional