Mendag Targetkan 10 Ribu Titik untuk Penerapan Program Migor Rakyat Rp 14.000


Ilustrasi minyak goreng-HomeMaker-pixabay

INFO MOJOKERTO - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan 10 ribu titik untuk penerapan Program Migorrakyat yang menjual Minyak Goreng seharga Rp 14.000.

Program yang diluncurkan pada Selasa (17/5) ini dilakukan secara bertahap dan telah dibuka sebanyak 1.200 titik.

"MigorRakyat Rp14.000 ini adalah proses Transaksi Tunai menggunakan Aplikasi Digital untuk yang membutuhkan minyak Rp 14.000. Program ini sekarang sudah ada di 1.200 titik, yang rencananya akan menjadi 10 ribu titik di seluruh Indonesia," ujar Mendag Muhammad Lutfi. 

Adapun tujuan dari program tersebut adalah supaya penjualan minyak goreng curah dengan harga Rp 14.000 per liter bisa tepat sasaran yaitu untuk masyarakat yang berpendapatan rendah.

"Program ini merupakan bentuk kepedulian pengusaha Migor Untuk Rakyat. Sepenuhnya dijalankan melalui proses bisnis antara distributor minyak goreng dengan para pengecer atau pelaku usaha kecil," ungkap Mendag Lutfi yang dikutip Tim Info Mojokerto dari laman PMJ News, Selasa (17/5).

(BACA JUGA:Menag Bantah Soal Isu Dana Haji Digunakan untuk Bangun IKN)

Lebih dari itu, Mendag berharap dengan memanfaatkan aplikasi teknologi digital ini, masyarakat yang pendapatannya rendah bisa langsung mendapatkan minyak goreng yang dibutuhkan.

Dia juga menambahkan, rencana penerapan di 10 ribu titik ini diharapkan bisa menstabilkan keterjangkauan dan ketersediaan dari minyak goreng.

Menurut Lutfi, program ini telah berjalan sebelum lebaran dan akan terus dikembangkan. Pihaknya juga  mengaku akan menentukan titik pasarnya yang dekat dengan pasar rakyat, yaitu ke daerah yang sangat padat penduduknya.

"Kita akan datangi supaya mendapatkan 10 ribu titik. Kita ini mendekati pasar ritel tradisional, kalau minimarket itu ritel modern, kita maunya rite tradisional yang dekat dengan kepadatan penduduk," pungkasnya.

(IM)

`
Kategori : Nasional