Mengapa Pemerintah Melonggarkan Penggunaan Masker? Begini Penjelasan Menkes


Ilustrasi masker--Pixabay.com/leo2014

INFO MOJOKERTO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan adanya kelonggaran Penggunaan Masker sehingga masyarakat yang beraktivitas di luar boleh tidak menggunakan masker. Lantas, mengapa ada kelonggaran tersebut?

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjelaskan sejumlah alasan terkait penghapusan kewajiban memakai masker di luar ruangan.

Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari ini program Transisi Pandemi ke Endemi.

"Dari semua pandemi yang terjadi dalam sejarah, transisi terjadi ketika masyarakat sudah menyadari bagaimana caranya melakukan protokol hidup yang sehat," jelas Menkes Budi saat konferensi pers yang dikutip tim Info Mojokerto dari laman PMJ News, Senin (17/5).

Budi juga menerangkan, penghapusan kewajiban memakai masker ini merupakan salah satu bentuk pendidikan ke masyarakat untuk tetap melindungi diri dan menjaga Protokol Kesehatan (prokes).

(BACA JUGA:Mendag Targetkan 10 Ribu Titik untuk Penerapan Program Migor Rakyat Rp 14.000)

"Masyarakat punya peran yang lebih besar untuk melindungi dirinya, tanggung jawab menjaga kesehatan adalah tugas masing-masing," ujar Menkes Budi.

Budi juga menambahkan, pelonggaran penggunaan masker ini diizinkan karena merujuk pada kebijakan di beberapa negara lainnya. Misalnya seperti Italia, Jerman, Amerika Serikat dan Singapura.

Di negara itu, masker wajib digunakan untuk indoor dan menjadi imbauan untuk outdoor. Namun, wajib menggunakan masker masih berlaku untuk transportasi umum. Kebijakan ini sudah berlaku sejak 1 Mei 2022.

Lebih dari itu, Budi menambahkan terkait relaksasi lainnya akan disiapkan apabila kasus Covid-19 ini semakin terkendali dan kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan semakin tinggi.

"Untuk membuat hidup kembali normal, walau mungkin virus ini akan ada 5-15 tahun lagi bersama kita, seperti virus lainnya,"pungkasnya.

(IM)

`
Kategori : Nasional