Perbuatan Cabul LGBT dan Kumpul Kebo Akan Masuk Dalam RKUHP, Arsul Sani : Sudah Tahap Persetujuan DPR


Ilustrasi palu yang digunakan hakim-Pixabay-Pixabay

INFO MOJOKERTO - Perbuatan Cabul Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (Lgbt) dan Kumpul Kebo akan masuk dalam Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (Rkuhp).

Hal itu diungkapkan oleh Anggota Komisi III Dpr RI Arsul Sani. Pihaknya menjelaskan, dalam pembahasan RKUHP itu sedang diproses dan akan membuat aturan tegas terkait perbuatan cabul, baik kepada lawan jenis maupun sesama jenis.

Arsul mengungkapkan, RKUHP tersebut telah sampai pada tahap persetujuan tingkat pertama antara DPR pada akhir periode lalu.

Persetujuan tersebut diwakili Komisi III dengan pemerintah melalui Menkumham RI yang saat itu dijabat Yasonna Laoly.

"Dalam KUHP saat ini, perbuatan cabul yang dilakukan oleh, terhadap, atau melibatkan sesama jenis tidak jelas pengaturannya," kata Arsul dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Tim Info Mojokerto dari laman dpr.go.id, Minggu, (22/5).

(BACA JUGA:Jadwal Acara RCTI, Senin 23 Mei 2022 : Ada HL Formula E Race 7 dan Closing SEA Games Hanoi 2021)

Hal inilah yang membuat pihaknya ingin memperjelas dengan membuat Peraturan yang menegaskan perbuatan cabul. 

"Jadi, politik hukum yang hendak diletakkan pembentuk UU ke depan, memperjelas perbuatan cabul oleh dan terhadap siapapun atau melibatkan siapa pun (berbeda jenis atau sesama jenis kelamin) merupakan perbuatan pidana," imbuh Arsul. 

Politisi fraksi PPP ini juga mengungkapkan bahwa yang dipidana adalah perbuatan cabulnya, baik yang dilakukan orang yang berbeda maupun sesama jenis kelamin. Bahkan, pihaknya sepakat meminta kepada pemerintah untuk melanjutkan proses legislasi Revisi KUHP. 

`
Kategori : Nasional