Kisah Nabi Zulkifli AS : Pemimpin yang Luar Biasa Sabar


Ilustrasi sabar-Pixabay/Pexels-

INFO MOJOKERTO Kisah-Nabi" >Kisah Nabi Zulkifli AS jarang terdengar bagi sebagian umat muslim. Nabi Zulkifli AS merupakan keturunan Nabi Ayyub AS. Berikut inilah Kisah-Nabi" >Kisah Nabi Zulkifli AS.

Nabi Zulkifli AS memiliki sifat yang Sabar, sholeh, bijaksana, dan sederhana. Nabi Zulkifli AS tinggal di negeri Syam. Nama asli dari nabi Zulkifli adalah Basyar. 

Sejarah Nama Nabi Zulkifli AS

Kisah Nabi Zulkifli bermula ketika negeri yang Ia tinggali, negeri Syam, mencari seorang penerus kerajaan karena raja tidak berusia muda lagi dan tidak mempunyai keturunan.

Raja negeri Syam memberikan syarat yang berat karena Ia menginginkan penggantinya memiliki sifat yang sabar dan bertakwa pada Allah SWT.

Syarat untuk menjadi penerus raja adalah melakukan puasa di siang hari, beribadah di malam hari, dan sanggup menahan amarahnya maka seseorang itulah yang akan diangkat menjadi raja.

(BACA JUGA:Kisah Nabi Ismail AS, Putra Saleh yang Rela Disembelih untuk Kurban)

Ternyata dari sekian banyak rakyatnya hanya Basyar yang sanggup menjalankan syarat yang diberikan oleh raja negeri Syam.

Karena kesanggupannya tersebutlah Basyar diangkat menjadi raja dan kemudian diberi julukan Zulkifli yang memiliki arti sanggup.

Pemimpin yang Penuh Kesabaran

Nabi Zulkifli AS selama menjadi raja selalu melaksanakan tugasnya dengan baik. Hingga di suatu waktu, muncul permasalahan, yaitu dengan munculnya pemberontak yang tidak taat pada Allah SWT. 

Melihat kejadian tersebut, nabi Zulkifli AS meminta tentara dan rakyat untuk mendatangi medan perang. Namun, karena tentara dan rakyatnya takut mati di medan perang maka tidak ada yang mendatangi medan perang.

Sebetulnya tentara dan rakyatnya ingin berperang bila ada jaminan tidak akan mati. Maka, nabi Zulkifli AS berdoa pada Allah SWT agar semua tentara dan rakyatnya selamat ketika melakukan perang.

Allah SWT langsung mengabulkan doa nabi Zulkifli AS dengan memberikan kemenangan saat melakukan perang dan tidak satu pun pasukan nabi Zulkifli AS gugur dalam perang atau dengan kata lain, semua pasukan nabi Zulkifli AS kembali ke kerajaan dalam kondisi selamat.

(BACA JUGA:Kisah Nabi Daud AS : Sang Pemberani dan Penerima Kitab Zabur)

Pada akhir kepemimpinan nabi Zulkifli AS, semua rakyatnya merasakan kehidupan damai.

Sabar dalam Menghadapi Godaan Iblis

“Buah jatuh tak jauh dari pohonnya” seperti ungkapan pepatah tersebut, nabi Zulkifli AS memiliki sifat sabar seperti ayahnya, nabu Ayyub AS.

Nabi Zulkifli AS diuji kesabarannya oleh iblis yang tengah menyamar sebagai seorang kakek. Iblis mencoba menggoyahkan kesabaran nabi Zulkifli AS.

Iblis yang menyamar menjadi seorang kakek mendatangi kerajaan Syam di siang hari saat para penjaga lelah dan beristirahat. Namun, kakek tersebut bersikeras untuk menemui raja padahal raja tengah merasa lelah usai melakukan ibadah di malam hari dan puasa di siang hari seperti janjinya pada raja sebelumnya, yaitu nabi Ilyasa AS.

Nabi Zulkifli AS akhirnya menemui iblis yang menyamar menjadi kakek-kakek tersebut dan mengganggu waktu istirahat nabi Zulkifli AS di siang hari dengan membicarakan masalahnya. Kakek tersebut mengajak nabi Zulkifli AS berbicara hingga sore hari.

(BACA JUGA:Sejarah Besar Idhul Adha : Kisah Nabi Ibrahim Diperintahkan Menyembelih Putranya Sendiri Ismail)

Mengetahui sumber permasalahannya, nabi Zulkifli AS mengadakan majelis dan meminta kakek tersebut menghadiri di sore hari. Tetapi sayang, iblis yang menyamar jadi seorang kakek tidak menghadiri majelis tersebut di sore hari.

Keesokannya di siang hari, iblis yang menyamar menjadi seorang kakek tersebut menemui nabi Zulkifli AS. Nabi Zulkifli AS merasa heran dengan kakek tersebut karena tidak menghadiri majelis yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan kakek tersebut.

Kakek tersebut mengungkapkan alasannya tidak menghadiri majelis karena pihak sengketa berjanji akan memberikan haknya pada kakek. 

Namun, dengan tidak tahu dirinya iblis yang menyamar jadi kakek tersebut mengganggu waktu tidur siang nabi Zulkifli AS dengan menceritakan permasalahannya yang belum selesai hingga sore sehingga nabi Zulkifli tidak memiliki waktu untuk tidur siang.

Melihat permasalahan sengketa kakek tersebut tak kunjung slesai, nabi Zulkifli AS meminta kakek tersebut datang ke majelis keesokan harinya. Namun, seperti sebelumnya kakek tersebut tidak menghadiri majelis.

Keesokan harinya, nabi Zulkifli AS melarang semua orang menemuinya lagi karena Ia merasa kelelahan dan ingin tidur siang. 

(BACA JUGA:Kisah Nabi Sulaiman dalam Menaklukkan Negeri Saba)

Si kakek jelmaan iblis pun tidak dapat masuk kerajaan menemui nabi Zulkifli AS. Tapi karena kakek tersebut adalah iblis sehingga Ia dapat memasuki rumah raja yang sedang dikunci.

Kakek jelmaan iblis tersebut berhasil menemui nabi Zulkifli AS. Nabi Zulkifli AS menyadari bahwa kakek tersebut adalah iblis karena kakek dapat menembus rumah nabi Zulkifli AS yang tengah dikunci.

Usaha iblis untuk menggoyahkan nabi Zulkifli AS untuk marah berakhir gagal total karena nabi Zulkifli tetap sabar dengan godaan yang dilakukan iblis.

IM

`
Kategori : Oase