Doa Nabi Sulaiman AS untuk Memperoleh Nikmat dan Rezeki Berlimpah Beserta Kisahnya


Ilustrasi kisah nabi Sulaiman AS-xisdom-Pixabay

INFO MOJOKERTO - Berikut doa Nabi Sulaiman AS agar memperoleh nikmat dan rezeki yang berlimpah. Sekaligus akan dibahas mengenai kisah dan mukjizat Nabi Sulaiman AS.

Seorang nabi dan rasul pastinya adalah orang yang istimewa sekaligus pilihan Allah SWT sebagai utusan-Nya di muka bumi.

Meskipun menjadi seseorang yang istimewa, nabi dan rasul akan selalu memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Begitu pula dengan nabi Sulaiman AS yang tak pernah lupa untuk berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Nabi Sulaiman AS merupakan salah satu nabi yang diberi harta kekayaan yang berlimpah oleh Allah SWT.

(BACA JUGA:Kisah Nabi Ilyasa AS : Pemimpin Bani Israil yang Meneruskan Dakwah Nabi Ilyas AS)

Oleh karena itu, tak heran bila Doa Nabi Sulaiman AS dijadikan tolak ukur untuk memperoleh rezeki yang berlimpah dan juga nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.

Adapun doa nabi Sulaiman AS dalam memohon kepada Allah SWT agar diberi kekayaan dan memperoleh nikmat.

Doa nabi Sulaiman AS mendapat kekayaan

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَهَبْ لِيْ مُلْكًا لَّا يَنْۢبَغِيْ لِاَحَدٍ مِّنْۢ بَعْدِيْۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ

Rabbigfir lii wah hab lii mulkal laa yambagii li’ahadim mim ba’dii, innaka antal-wahhaab

Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapun setelahku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Pemberi”

(BACA JUGA:5 Keutamaan Membaca Solawat Nariyah yang Menakjubkan, Begini Cara Mengamalkannya)

Doa nabi Sulaiman AS memperoleh nikmat

وَلَقَدْ اٰتَيْنَا دَاوٗدَ وَسُلَيْمٰنَ عِلْمًاۗ وَقَالَا الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ فَضَّلَنَا عَلٰى كَثِيْرٍ مِّنْ عِبَادِهِ الْمُؤْمِنِيْنَ

Wa laqad aatainaa daawuda wa sulaimaana ‘ilmaa, wa qaalal-hamdu lillaahillazii faddalanaa ‘alaa katsiirim min ‘ibaadihil-mu ‘miniin

Artinya: “Dan sungguh, kami telah memberikan ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya bertaka, ‘Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari banyak hamba-hamba-Nya yang beriman’” 

Kisah Nabi Sulaiman AS dapat dijadikan sebagai contoh atau pelajaran bagi umat muslim sebagai seseorang yang bijaksana, cerdas, pintar, dan tidak sombong.

(BACA JUGA:5 Keutamaan Membaca Sholawat Berdasarkan Hadis Nabi, Mendapat Syafaat Salah Satunya)

Nabi Sulaiman AS sendiri merupakan putra dari nabi Daud AS. Selain cerdas nabi Sulaiman AS memiliki sikap yang bijaksana yang diturunkan dari sifat ayahnya.

Oleh karena itu, tak heran bila nabi Sulaiman AS dapat menggantikan posisi ayahnya dalam menjadi Raja Bani Israil.

Nabi Sulaiman AS bukan hanya menjadi raja dan pemimpin bagi umat manusia, namun juga untuk bala tantara jin.

Dalam pemimpin pasukannya, nabi Sulaiman AS akan menunjukkan sifatnya yang pintar dan rendah hati.

(BACA JUGA:Kisah Nabi Ayub AS, Suri Tauladan dalam Kesabaran Menghadapi Ujian)

Meskipun nabi Sulaiman AS diberi kekayaan yang berlimpah dan kekuasan tidak menjadikannya menjadi sosok yang sombong.

Selain itu, nabi Sulaiman AS dianugerahi oleh Allah beberapa mukjizat, antaranya adalah dapat berbicara dengan hewan, yakni burung dan semut. Hal ini dicantumkan dalam Al-Quran Surah An-Naml ayat 16 dan 18.

Pada surah An-Naml ayat 16 dikisahkan mengenai Mukjizat Nabi Sulaiman AS yang dapat berbicara dengan burung.

“Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia (Sulaiman) berkata, ‘Wahai manusia! Kami telah diajari bahasa burung dan kami diberi segala sesuatu. Sungguh, (semua) ini benar-benar karunia yang nyata’,” (Q.S. An-Naml: 16).

Sementara itu, dalam surah An-Naml ayat 18 diceritakan mengenai kisah nabi Sulaiman AS bersama pasukannya yang terdiri dari manusia, jin, dan burung berjalan melewati suatu lembah. Ternyata di lembah tersebut terdapat sarang atau rumah semut.

(BACA JUGA:Kisah Nabi Zulkifli AS : Pemimpin yang Luar Biasa Sabar )

“Hingga saat mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekot semut, “Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari,” (Q.S. An-Naml: 18).

Kemudian, nabi Sulaiman AS yang mendengar itu pun tersenyum dan tertawa. Nabi Sulaiman As pun memerintahkan pasukkannya untuk berhati-hati ketika melangkah di tempat tersebut yang merupakan rumah bagi para semut.

“Maka dia (Sulaiman) tersenyum dan tertawa saat (mendengar) perkataan semut itu. Dia berdoa, ‘Ya Tuhanku, anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai, dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh’,” (Q.S. An-Naml: 19).

Selanjutnya, mukjizat yang diberikan kepada nabi Sulaiman AS ialah dapat memindahkan Singgasana Ratu Balqis dalam waktu sekejap.

Nabi Sulaiman AS mengirimkan surat yang ditujukan kepada Ratu Balqis agar menemui dirinya. Surat tersebut dikirimkan oleh burung Hud-hud yang diutus oleh nabi Sulaiman AS.

(BACA JUGA:Kisah Nabi Ismail AS, Putra Saleh yang Rela Disembelih untuk Kurban)

"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Penyayang, surat ini ada daripadku, Sulaiman. Jangan kamu sombong terhadapku kemudian menganggap dirimu lebih tinggi dibanding aku. Datanglah kepadaku kemudian berserah diri," (Q.S. An-Naml: 28).

Surat tersebut menjadi seruan dari nabi Sulaiman AS untuk Ratu Balqis beserta pembesarnya agar tidak berlaku sombong dan angkuh.

Ketika Ratu Balqis telah menerima surat tersebut, dirinya langsung memberitahuka hal tersebut kepada para pembesarnya. Seperti yang tertuang dalam Al-Quran surah An-Naml ayat 29.

"Dia (Ratu Balqis) berkata, 'Wahai para pembesar! Sesungguhnya telah disampaikan kepadaku sebuah surat yang mulia'," (Q.S. An-Naml: 29).

"Sesungguhnya, surat nabi Sulaiman dan isinya (kandungan surah ini menyebut kepada Allah Yang Maha Pengasih lagi Penyayang)," (Q.S. An-Naml: 30).

(BACA JUGA:Sejarah Besar Idhul Adha : Kisah Nabi Ibrahim Diperintahkan Menyembelih Putranya Sendiri Ismail)

Selanjutnya, terjadi sebuah kesalahpahaman di mana para pembesar salah mengartikan jika surat nabi Sulaiman AS memberikan tantangan berperang.

Kemudian, Ratu Balqis pun mengangkat senjatanya dan berangkat menemui nabi Sulaiman AS bersama pasukannya.

Terdapat sebuat tafsir yang menjelaskan jika pasukan yang dikirim oleh Ratu Balqis berjumlah 12 ribu.

Jumlah tantara yang dibawa oleh Ratu Balqis sangat banyak, sehingga membuat nabi Sulaiman AS mengambil langkah yang akurat untuk menghadapinya.

Nabi Sulaiman AS pun meminta bantuan dari Jin Ifrit untuk memindahkan istana Ratu Balqis ke istananya.

(BACA JUGA:Kisah Nabi Sulaiman dalam Menaklukkan Negeri Saba)

Jin Ifrit pun menyanggupi permintaan dari nabi Sulaiman AS dan mendatangkan istana Ratu Balqis.

Setibanya Ratu Balqis di tempat nabi Sulaiman, dirinya merasa terkejut dikarenakan istana nabi Sulaiman AS mirip dengan istananya yang berada di negeri Saba’.

Adanya kejadian itu lah yang membuat Ratu Balqis takjub sampai memutuskan untuk menikah dengan nabi Sulaiman AS.

(IM)

`
Kategori : Oase