Kisah Keteladanan Nabi Ya'qub AS yang Perlu Ditiru


ilustrasi zaman nabi-OpenClipart-Vectors-pixabay.com

INFO MOJOKERTO - Nabi Ya'qub Alaihissalam adalah putra dari Nabi Ishaq bin Ibrahim Alaihissalam. Ia mempunyai saudara kembar yang bernama Ish atau Aish.

Sebagai anak tertua Ish yang merawat Nabi Ishaq, karena sudah lanjut usia.

Pada suatu hari, nabi Ya’qub Alaihissalam diminta ibunya untuk membuatkan makanan untuk Nabi Ishaq Alaihissalam, Nabi Yakub pun mengerjakannya dengan senang hati-hati.

Karena kesalehannya, nabi Ishaq pun mendoakan Nabi Ya’qub.

“Semoga engkau menurunkan nabi-nabi dan raja,” ucap nabi Ishaq.

(BACA JUGA:Kisah Nabi Ayyub, Hamba Allah yang Paling Sabar)

Meskipun saudara kembar Ish dan Ya’qub memiliki hubungan yang kurang rukun, padahal Nabi Yaqub Alaihissalam sangat menyayangi saudara kembarnya,  akan tetapi tapi Ish membenci Nabi Yaqub Alaihissalam, karena merasa iri hati terhadap nabi Ya’qub Alaihissalam yang menurutnya lebih dimanjakan oleh ibunya.

Apalagi setelah tahu bahwa ayahnya mendoakan nabi Ya’qub Alaihissalam, seharusnya doa itu adalah untuk dirinya.

Bahkan Ish mengancam akan membunuh nabi Ya’qub, agar doa ayahnya tidak terwujud.

Mengetahui hubungan Ish dan Ya’qub tidak harmonis, nabi Ishaq sebagai ayah menyuruh nabi Ya'qub untuk pergi berhijrah ke Fa’dan A’raam di daerah Irak.

Dimana bermukim pamannya yaitu Laban Bin Batuil dengan perasaan kasih sayang kepada Ish dan juga kepada kedua orang tuanya akhirnya Ya'qub meminta izin untuk meninggalkan rumah.

Nabi Ya'qub memenuhi nasihat ayahnya dan pergi berhijrah ke rumah pamannya, paman nabi Ya’qub Alaihissalam merupakan seorang yang dermawan, melihat perilakunya yang terpuji Nabi Ya’qub pun menirunya dan menjadi seorang yang dermawan.

(BACA JUGA:Kumpulan Doa Nabi Yusuf: Arab, Latin Beserta Makna dan Keutamannya)

Pada suatu malam, nabi Ya’qub bermimpi bertemu dengan Allah yang mengatakan bahwa kelak dia akan mendapatkan keturunan sholeh dan bumi ini akan menjadi miliknya dan keturunannya.

Nabi Ya’qub pun diutus oleh Allah untuk mengajak umatnya di daerah Kan An, untuk menyembah Allah Subhanahuwata'ala dan memimpin umatnya ke jalan yang benar.

Melihat perilaku terpuji Nabi Ya’qub pamannya pun menikahkan Ya'qub dengan putrinya.

Nabi Ya’qub Alaihissalam terkenal sangat sayang kepada umatnya,keluarga dan anak-anaknya. Karena sikap kasih sayangnya itu Allah Subhanahu wata'ala selalu memberikan perlindungan kepada nabi Ya’qub Alaihissalam dari perbuatan jahat musuh-musuhnya.

Aelain dengan Putri pamannya, Nabi Yaqub Alaihissalam pun menikah dengan tiga wanita lainnya, dari empat istrinya itulah nabi Yaqub Alaihissalam dikaruniai 12 Putra yang kelak akan melahirkan beberapa keturunan nabi .

Beberapa hikmah dan keteladanan yang dapat kita ambil dari kisahnya, diantaranya adalah harus berperilaku kasih sayang kepada sesama, kepada keluarga teman dan guru, bahkan kepada orang yang membenci Anda.

Harus tetap menunjukkan perilaku kasih sayang, harus senantiasa menuruti nasehat yang baik meskipun kadang mengikuti nasehat itu cukup berat.

Meneladani perbuatan-perbuatan yang baik sebagaimana nabi Ya'qub meneladani pamannya yang dermawan, sehingga dirinya pun menjadi dermawan (IM)

`
Kategori : Oase