Kembali Berulah! KKB Tembak 12 Orang di Nduga Papua, Seorang Ustaz Tewas Tertembak


ilustrasi tembak-kerttu-pixabay.com

INFO MOJOKERTO – Kelompok kriminal Bersenjata (Kkb) kembali menganiaya dan menembak 10 orang di Nduga, Papua.

Bukan hanya seorang pendeta yang menjadi korban, tapi seorang Ustaz pun yang sering melakukan dakwah di Nduga juga turut menjadi korban.

Ustaz tersebut bernama, Daeng Marannu, Ia merupakan pendakwah di Masjid Kenyam, Kampung Nogolait, Kabupaten Nduga, Papua.

Berdasarkan Polda Papua, Ustaz Daeng Maranu terakhir melakukan dakwah ketika khotbah Idul Adha Minggu lalu, (10/7).

"Selain Ustaz Daeng Marannu, pendeta Eliaser Banner juga menjadi korban Penembakan. Ia ditembaki saat melerai penganiayaan yang dilakukan KKB," ucap Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal, saat dimintai keterangan, Minggu (17/7).

(BACA JUGA:Mengesankan! 2 Album ENHYPEN Laris di Pasaran hingga Raih Gelar ‘Million Seller’)

Kabit Humas yang juga merupakan Kasatgas Humas Ops, Damai Cartenz, menambah keterangannya jika jenazah dari Ustaz Daeng akan dibawa ke kampung halamannya di Sulawesi Selatan.

Saat ini, keadaan di kampung Nogoliat berangsur-angsur stabil. Beberapa aparat tetap bersiaga untuk mengantisipasi adanya serangan mendadak.

"Di sana sudah ada anggota yang berjaga, dan kasus ini masih dalam penyelidikan. Kita bersama pihak terkait akan berusaha semaksimal mungkin menangkap para pelaku agar bisa diadili sesuai dengan hukum yang berlaku," terang Kamal.

KKB menembaki 12 orang di kampung Nogolait Nduga, Papua, akibat insiden tersebut 10 orang tewas.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangannya menjelaskan penembakan tersebut terjadi pada pukul 09.15 WIT. Saat itu korban sedang berada di lokasi penembakan.

"Kejadian tersebut berawal dari salah satu korban yang merupakan seorang pedagang kelontongan, tujuh orang lainnya yang berada di dalam truk dan empat orang lainnya yang berada di sekitar TKP," jelas Kamal dalam keterangannya, Sabtu (16/7).

Sebanyak 7 orang dari korban penembakan sedang menumpang truk yang tengah menempuh perjalanan dari Kampung Kenyam ke Batas Batu, kemudian truk di hadang oleh puluhan kelompok KKB.

"Pada saat melintas di Kampung Nogolait, saat itu tiba tiba dihadang di tengah jalan kurang lebih berjarak 50 meter oleh KKB dengan jumlah sekitar 20 (dua puluh) orang dengan tiga orang membawa senjata api panjang dan satu orang terlihat membawa senjata pendek warna silver," ucap Kamal.

Hal tersebut membuat sopir menghentikan laju truk. Lalu puluhan anggota KKB langsunmg melepaskan tembakan ke arah truk.

"Saat mobil berhenti, kemudian langsung ditembak ke arah mobil dengan jarak kurang lebih 50 meter. Sopir berusaha memundurkan mobil dengan jarak kurang lebih 100 meter, kemudian tetap ditembak ke arah mobil yang mengenai sopir," terang  Kamal. (IM)

`
Kategori : Nasional