Contoh Kata Kerja dalam Bahasa Indonesia Lengkap dengan Jenis-jenisnya


Ilustrasi Contoh Kata Kerja dalam Bahasa Indonesia--Pixabay

INFO MOJOKERTO - Kata Kerja merupakan kata yang mempunyai makna aktivitas, tindakan, kejadian, atau proses. 

Dalam ilmu linguistik sendiri kata kerja di sebut dengan verba. Fungsi dari kata kerja sendiri untuk memberikan penjelasan mengenai aktivitas yang dilakukan oleh subjek.

Jenis-jenis Kata Kerja dan Contohnya

Kata kerja berdasarkan bentuknya terbagi menjadi dua, yakni Kata Kerja Dasar dan Kata Kerja Turunan.

Kata Kerja Dasar

(BACA JUGA:165 Contoh Kata Baku dan Tidak Baku dalam Bahasa Indonesia, Agar Tidak Salah Penulisannya)

Kata kerja dasar merupakan kata kerja yang mengalami proses pembentukan kata atau dalam istilah linguistiknya, disebut dengan morfologis. 

Dalam kata kerja dasar dibagi  menjadi dua, yakni Kata Kerja Dasar Bebas dan Kata Kerja Dasar Terikat

Kata kerja dasar bebas merupakan kata yang telah memiliki fungsi secara gramatikal tanpa harus memerlukan imbuhan. 

Kata kerja dasar terikat adalah kata kerja dasar yang mempunyai fungsi setelah mendapatkan imbuhan, seperti awalah meng-, ber-, atau ter-, dan akhiran -kan, atau -i. 

Contoh kata kerja dasar bebas:

1.Berdiri

2.Jatuh

3.Makan

4.Bangun

5.Minum

6.Diam

7.Duduk

8.Minum

9.Jatuh

10.Terjun

11.Hadir

12.Ingat

13.Terbang

14.Nonton 

15.dengar

16.Pergi

17.Mandi

18.Lupa

19.lapar

20.Tidur

(BACA JUGA:Kosa Kata Bahasa Inggris yang Paling Sering Digunakan Lengkap dengan Artinya)

Contoh kata kerja dasar terikat:

1. Endap – mengendap

2. Juntai – menjuntai

3. Edar – edarkan

4. Juang – berjuang

5. Kedip – berkedip

6. Antuk – mengantuk

7. Cucur – cucuri

8. Sisip – sisipi

9. Bentur – terbentur

10. Kibas – kibaskan

Kata Kerja Turunan

Kata kerja turunan merupakan kata kerja yang berfungsi apabila kata tersebut telah mengalami proses pengonversian, pengafiksan, pengulangan, atau pemajemukan. 

Pengonversian

Pengonversian pada kata adalah proses pengalihan kata dari kategori susunan kalimat yang satu kedalam susunan kalimat lainnya tanpa mengubah bentuknya. 

(BACA JUGA:Wajib Dikuasai! Inilah Kumpulan Kata Benda Bahasa Inggris Lengkap dengan Artinya)

Contoh:

1. Cinta (Adjektiva) – Aku cinta dia

2. Sikat (nomina) – Sikat gigimu sampai bersih

3. Hormat (Adjektiva) – Saya hormat kepada orang tua.

Pengafiksan

Pengafiksan merupakan penambahkan imbuhan, awalan, akhiran, sisipan, atau apitan pada kata dasar. 

Dari proses pengafiksan akan menghasilkan dua bentuk, yakni pengafiksan derivasional dan pengakfiksan infleksional. 

Pengafiksan derivasional merupakan proses pengafiksan yang dapat menghasilkan kata baru dan dapat mengalami penrubahan kelas kata. 

Contoh pengafiksan derivasional:

1. Layar (nomina) – ber- + layar – berlayar (verba)

2. Panah (nomina) – ter– + panah – terpanah (verba)

3. Tali (nomina) – tali + -kan – talikan (verba)

Contoh pengafiksan infleksional:

1. Restu – restui – merestui

2. Angkat – berangkat – berangkatkan – memberangkatan

3. Daya – berdaya – berdayakan – memberdayakan

Pengulangan

Pengulangan merupakan proses mengulang seluruh atau sebagian pada kata.

Dalam proses Pengulangan ini bisa menghasilkan kata baru karena adanya pembentukan kata. Dan juga pengulangan dapat mengubah makna kata tersebut. 

Contoh:

1. Lari – berlari-larian

2. Salam – bersalam-salaman

3. Lempar – melempar-lempar

Pemajemukan

Pemajemukan merupakan proses menggabungkan dua kelas kata atau lebih. 

Pada roses pemajemukan ini terbagi menjadi tiga, yakni kata kerja majemuk dasar, kata kerja majemuk berafiks, dan kata kerja majemuk berulang. 

Contoh kata kerja majemuk dasar:

1. Jatuh (verba) + hati (nomina) – jatuh hati

2. Maju (verba) + mundur (verba) – maju mundur

3. Berani (adjektiva) + mati (verba) – berani mati

Contoh kata kerja majemuk berafiks:

1. Sebar luas – me(N)- + sebar + luas + – kan – menyebarluaskan

2. Beri tahu – me(N)- + beri + (tahu) – memberi tahu

3. Tutur sapa – ber- + tutur + (sapa) – bertutur sapa

Contoh kata kerja majemuk berulang:

1. Goyang badan – goyang-goyang tubuh

2. Naik ke atas – naik-naik ke puncak gunung

3. Bertiup kencang – bertiup-tiup angin kencang

Kata Kerja Berdasarkan Jenisnya

Kata kerja berdasarkan jenisnya dibagi menjadi dua, yakni kata kerja transitif dan kata kerja taktransitif. 

Kemudian selain dua jenis tersebut ada pula kata kerja semitransitif yang keberadaan unsur objeknya tersirat. Kata kerja jenis ini bergantung dari dua faktor, pertama karena adanya objek dalam kalimat aktif dan kedua fungsi objek pada kalimat aktif dapat berubah menjadi subjek dalam kalimat pasif.

Kata Kerja Transitif

Kata kerja transitif merupakam kata kerja yang membutuhkan unsur objek di dalam kalimat aktif. 

Contoh:

1. Merapikan

Kalimat aktif: Ade sedang merapikan ruang makan.

Kalimat pasif: Ruang makan sedang dirapikan oleh Ade.

2. Mengampuni

Kalimat aktif: Hakim mengampuni maling susu untuk anak.

Kalimat pasif: Maling susu anak itu diampuni oleh hakim.

3. Mengerjakan

Kalimat aktif: Bagas sedang mengerjakan tugas sekolah.

Kalimat pasif: Tugas sekolah itu sedang dikerjakan

4. Memberikan

Kalimat aktif: Mark memberikan hadiah pesawat untuk Natama.

Kalimat pasif: Hadiah pesawat itu diberikan untuk Natama oleh Mark.

Kata Kerja Semitransitif

Kata kerja semitransitif merupakan kata kerja yang dapat diikuti maupun tidak diikuti oleh objek. 

1. Karin suka membaca (novel)

2. Riski sedang menonton (film)

3. Bagus ingin menjaring (ikan)

(IM)

`
Kategori : Nasional